Hi semuanya! Kali ini aku mau menceritakan liburan singkatku ke kota Cirebon dan Indramayu. Liburan ini aku bilang singkat karena durasinya hanya 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu. Tujuan utama liburan kali ini sebenarnya bukan untuk jalan-jalan dan wisata kuliner, tapi keduanya memang aku sisipkan dalam jadwal perjalanan. Aku sekeluarga pergi ke Cirebon dan Indramayu dengan tujuan mengantarkan adikku untuk kerja praktek atau magang di Pertamina RU VI Balongan, Indramayu. Perjalanan kami mulai dari Tangerang menuju Cirebon selama kurang lebih 7 jam melalui jalan tol. Sebenarnya mungkin bisa lebih singkat dari itu kalau jalanan sepi. Tapi waktu aku berangkat kemarin, macetnya memang lumayan parah karena dimulai dari Bekasi hingga Karawang. Kami tiba di Cirebon jam 2 siang dan langsung menuju hotel yaitu Hotel Citra Dream. Alamatnya : Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No.6, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131. Hotel ini berada di pusat kota dan dikelilingi beberapa mall besar, seperti Carrefour Transmart Cirebon, Cirebon Super Block (CSB) Mall dan Grage Mall Cirebon. Selain itu juga banyak tempat nongkrong seperti Warunk Upnormal, Warung Steak & Shake, MooCow Fresh Milk, Manse Korean Grill, dll. Kalau kalian mau ke Toko Buku Gramedia juga ada. Menurutku sih kalau kalian mau cari hotel, bagusnya di daerah ini saja. Gak terlalu jauh juga kok dengan Stasiun Cirebon kalau memang mau melanjutkan perjalanan pakai kereta. Perjalanan hanya sekitar 11 menit (+/- 4 km) menggunakan mobil.
Kegiatan kami sore itu hanya istirahat dan persiapan ke Gereja. Papaku memang suka banget mengunjungi Gereja ataupun Gua Maria di suatu daerah yang kami singgahi. Jadi kami memutuskan misa Sabtu sore di Gereja Katolik Santo Yusuf (St. Joseph’s Church) Cirebon. Alamatnya : Jl. Yos Sudarso No.20, Lemahwungkuk, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat 45111. Misa Sabtu sore dimulai jam 5 sore dan selesai jam setengah 7. Bangunan Gereja ini enggak begitu besar, tapi bagus dan terawat. Di sampingnya juga ada sedikit area kecil yang bagus banget kalau malam hari. Ada lampu-lampu yang membuat area ini jadi spot foto yang bagus. Buat teman-teman yang beragama Katolik dan memang lagi mengunjungi kota Cirebon, boleh banget mencoba misa disini.
Setelah dari gereja, kami makan malam di tempat makan yang katanya enak. Aku cek rating nya di trip advisor sih 4 dan sudah direview sebanyak 450 orang. Kami sendiri mendapat rekomendasi tempat makan ini dari istri bos mamaku. Nama tempat makannya itu adalah Nasi Jamblang Bu Nur. Alamatnya : Jl. Cangkring 2 No.34, Kejaksan, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat 45123. Jam buka tempat makan ini adalah jam 7 pagi hingga 9 malam. Nasi jamblang atau sega jamblang merupakan nasi putih, sambal dan lauk. Lauk nya bermacam-macam, bisa pepes telur asin, jambal, semur hati, udang saus kecap, telur balado, sate kentang, dadar jagung, dan masih banyak lagi. Mungkin temen-temen lebih kenal dengan nama Nasi Rames kali ya kalo di Jakarta dan sekitarnya.. Lauk yang paling khas dari nasi ini adalah Balakutak Hideung, yaitu cumi-cumi atau sotong berkuah kental yang dimasak bersama dengan tintanya sehingga berwarna hitam seperti rawon. Selain lauknya, ada satu lagi yang khas disini yaitu penggunaan daun jati sebagai alas makan. Umumnya kan piring dilapisi daun pisang. Namun kalau disini dilapisinya menggunakan daun jati. Skor untuk makanan disini adalah 8.5/10. Menunya banyak, sambalnya wangi dan rasa masakannya sedap. Sedap bukan karena terasa banyak micin, tapi memang terasa komposisi bumbu dan kombinasi manis asinnya pas. Tips untuk makan disini adalah jangan makan malam hari menuju detik-detik tutup karena kamu gak akan menemukan lauk-lauk yang aku sebutkan tadi. Paling-paling lauk yang tersisa cuma telur dan ikan asin. Tempat makan ini memang laris banget jadi emang gak heran lauknya cepat habis. Sehabis kenyang makan Nasi Jamblang, aku dan adikku beli es duren di depan tempat makan ini. Skor es duren disini 9/10. 1 gelas isi es puter rasa santan yang legit banget plus 4 biji durian. Kamu bisa minta ditambahkan susu kental manis cokelat atau putih, ataupun sirop Tjampolay. Tapi menurutku duriannya sendiri sudah manis jadi kalau ditambah lain-lain akan kemanisan dan kamu enggak akan bisa merasakan gurihnya santan dari si es puter ini. Perut udah kenyang, sekarang saat nya jalan-jalan. Papaku lumayan capek malem itu jadi kami memutuskan untuk cari lokasi yang dekat hotel aja, yaitu CSB Mall. Harusnya sih menuju taman atau alun-alun kota Cirebon gitu ya biar lebih gimana, tapi apa daya.. CSB Mall cukup besar. Tenant nya sih sama aja dengan mall-mall di Jakarta/Tangerang. Kamu bisa menemukan H&M, Usupso, Nature Republic, The Executive, Chatime, Excelso, Pizza Hut, dll. Aku di mall ini hanya sekitar 1.5 jam lalu pulang ke hotel untuk beristirahat.
Keesokan harinya kami mengawali hari dengan sarapan di hotel. Namun, tidak ada yang spesial dari menu sarapannya. Kami sekeluarga memutuskan untuk kembali makan Nasi Jamblang Bu Nur. Alasannya sih karena semalam kami enggak puas dengan pilihan lauknya. Kami datang disaat menjelang tutup, jadi pagi tersebut kami berharap bisa menikmati lauk-lauk lain yang lebih menarik. Betul saja, waktu sampai kesana lauknya masih lengkap semua. Mama papaku belum puas dengan Nasi Jamblang. Mereka pun menyebrang menuju tempat makan yang tepat persis di depan Nasi Jamblang Bu Nur. Nama tempat makannya Nasi Lengko & Empal Gentong Bu Nur. Aku rasa sih ownernya sama, orang namanya aja sama. Mamaku tertarik mencoba Nasi Lengko. Empal Gentong sih enggak asing buat mamaku, karena dia dan adikku emang sudah punya resto langganan di dekat rumah. Nasi Lengko cukup membuat mamaku ngiler, jadi dia pun pesan menu tersebut.



Nasi Lengko merupakan makanan khas Pantai Utara (Pantura), seperti kota Tegal dan sekitarnya. Nasi Lengko atau Sega Lengka isinya adalah nasi putih, tempe dan tahu goreng, timun segar yang dicacah, tauge rebus, daun kucai yang dipotong kecil-kecil lalu disiram bumbu kacang dan kecap manis encer. Lebih mantap lagi ditaburi bawang goreng. Aku sendiri enggak mencoba makanan ini karena memang waktu itu aku masih super kenyang. Tapi kata mamaku rasanya enak. Bisa jadi alternatif selain Nasi Jamblang nihhh…
Perut kenyang, tenaga kuat. Kami pun tancap gas menuju Indramayu. Perjalanan ke Indramayu kami tempuh melalui jalan biasa dengan durasi sekitar 1 jam lebih sedikit. Kami tiba di Pertamina RU VI Balongan Plan sekitar jam 11 lewat. Alamatnya : Jl. Raya Balongan, Sukareja, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45217. Kami menurunkan barang dan bersih-bersih kamar kos adikku, lalu berjalan ke Pantai Pesisir Balongan. Pantai ini tidak jauh kos adikku di Desa Majakerta. Kurang lebih sih jaraknya 1 km, kalau naik mobil paling hanya 5 menit. Disini teman-teman gak bisa main air atau nyebur seperti Pantai di Bali. Kami sendiri hanya lihat-lihat warga sekitar yang sedang membuat kapal dari kayu. Disini ombaknya cukup besar, pantai nya juga enggak berpasir putih. Kata adikku banyak pipa untuk penambangan lepas pantai Pertamina. Jadi kupikir memang pantainya bukan untuk berenang sih. Teman-teman paling bisa duduk-duduk di atas bebatuan dan menikmati angin pantai serta pemandangan laut lepas di depan mata. Kalau tengok kesamping sih masih banyak sawah-sawah yang hijau. Jadi laut ini juga dekat dengan kawasan persawahan lho..


Setelah dari pantai, aku hanya antar adikku balik ke kos lalu pulang ke Tangerang karena besoknya harus kembali bekerja. Sekian dulu ya cerita jalan-jalan ku kali ini. Semoga bisa menginspirasi kalian untuk liburan di daerah Pantura.. Meskipun cuma sebentar, tapi cukup ampuh mengusir stress setelah kerja ^^



